Hello Kebaya Lovers!

ADA kabar baik buat kalian warga Jabodetabek yang senang berkunjung ke perpustakaan, baik untuk membaca, meminjam buku atau hanya mencari tempat nyaman buat nugas atau lagi work from anywhere.

Pemprov DKI Jakarta resmi membuka kembali Perpustakaan Nyi Ageng Serang yang berlokasi di lantai 7 Gedung Nyi Ageng Serang, Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada 7 Juli 2026 lalu. Namun, ada satu hal yang membuat perpustakaan ini berbeda dari perpustakaan lainnya di Jakarta. Perpustakaan Nyi Ageng Serang memiliki music corner yang memungkinkan pengunjung mendengarkan musik melalui piringan hitam.

Selain meja dan kursi, tersedia pula area lesehan yang dilengkapi bantal. Pengunjung bisa memilih tempat yang paling nyaman untuk membaca, belajar maupun bekerja.

Rabu siang (26/8/2026), kebayastory.com berkunjung ke Perpustakaan Nyi Ageng Serang. Untuk mencapai lokasi ini gampang banget, posisinya nggak jauh dari Pasar Festival, Kuningan. Kalian bisa naik busway atau LRT lalu turun di Halte Rasuna Said dan jalan kaki menuju lokasi.

Sama halnya dengan di Perpustakaan Ismail Marzuki, pengunjung di sini harus melakukan registrasi ke Jaklitera, mengisi data dan akan mendapatkan barcode sebagai tanda keanggotaan dan bisa masuk ke area perpustakaan. Pengunjung harus menitipkan tas dan barang bawaan di loker yang telah disediakan pengelola perpustakaan.

Serambi Nada, Vinyl Player Area
Nah, sebelum memasuki area buku dan ruang baca, pengunjung bisa masuk ruang pameran yang menampilkan sejarah perpustakaan di Jakarta. Yang menarik dari Perpustakaan Nyi Ageng Serang adalah music corner-nya yang diberi nama Serambi Nada. Di sudut ini, pengunjung bisa mendengarkan alunan musik musisi lawas seperti The Beatles, Frank Sinatra, Lana Del Rey, ikon Jakarta Benyamin Sueb, Chrisye dan Rafika Duri melalui piringan hitam. Yang menarik, Kebaya Lovers, fasilitas mendengarkan musik melalui piringan hitam ini hanya ada di Perpustakaan Nyi Ageng Serang.

Beragam fasilitas tersedia di Perpustakaan Nyi Ageng Serang, mulai dari ruang lokakarya, bilik privat, bilik diskusi, bilik multimedia hingga music corner yang menjadi salah satu daya tarik unik tempat ini.

“Fasilitas musik yang didengar melalui piringan hitam ini hanya ada di sini. Pengunjung cukup antusias mendengarkan musik, mungkin karena unik, melalui piringan hitam,” kata Andika, petugas yang berjaga kepada kebayastory.com.

Sudut musik ini menarik perhatian pengunjung karena ditempatkan di pintu masuk ruang baca. Jadi sebelum kerja atau nugas, kalian bisa rileks sejenak menikmati alunan suara musisi legendaris seperti Frank Sinatra atau Benyamin Sueb.

Saat ini koleksi vinyl atau piringan hitam di Perpustakaan Nyi Ageng Serang sebanyak 20 keping. Sayangnya, pengunjung tidak bisa memilih lagu sendiri untuk diputar. Jadi kalau pengen dengerin musik ya yang sudah diputar oleh petugas.

“Dulu di awal-awal pembukaan pengunjung bisa memutar sendiri piringan hitamnya, tapi karena nggak hati-hati ada yang rusak,” kata Andika. Wah, sedih ya Kebaya Lovers, sudah disediakan fasilitas gratis tapi nggak bisa dijaga!

Ruangan Baca Nyaman dan Mewah
Perpustakaan Nyi Ageng Serang memiliki koleksi sekitar 55 ribu buku dengan berbagai kategori termasuk buku berbahasa Inggris.
Di sini, selain ruang baca, tersedia area belajar dan kerja, ruang lokakarya, Aula Gemar Baca, bilik privat, bilik diskusi, bilik multimedia, kios katalog, serta layanan sirkulasi, penelusuran informasi, dan bimbingan perpustakaan.

Perpustakaan Nyi Ageng Serang memiliki sekitar 55 ribu koleksi buku dengan berbagai kategori, termasuk buku berbahasa Inggris.

 

Siang itu, ruang baca Perpustakaan Nyi Ageng Serang terlihat dipenuhi pengunjung yang serius membaca dan menyelesaikan berbagai aktivitasnya.

Siang itu, ruangan penuh, para pengunjung terlihat serius menjalankan aktivitasnya membaca dan bekerja. Selain fasilitas meja dengan kursi, perpustakaan ini menyediakan ruang baca lesehan dilengkapi dengan beberapa bantal yang membuat betah.

Kalau kalian ingin berkunjung ke sini, catat jam operasionalnya, Senin-Minggu pukul 09.00-22.00 WIB dan tutup di hari libur nasional dan cuti bersama. Jangan lupa daftarkan dirimu melalui aplikasi Jaklitera atau website perpustakaan.jakarta.go.id. Selesaikan pendaftaran sampai menerima verifikasi OTP melalui email.

Setelah memiliki akun, kamu bisa langsung berkunjung sesuai jam operasional dengan memindai barcode keanggotaan di pintu masuk. Oiya, untuk kunjungan WNA wajib membawa data diri berupa KITAS atau paspor dan petugas akan membantu proses masukmu.

Nah, luangkan waktumu untuk berkunjung ke Perpustakaan Nyi Ageng Serang. Selain bisa membaca dan mengerjakan tugas di ruang yang nyaman, kalian juga bisa menikmati pengalaman mendengarkan musik melalui piringan hitam—fasilitas unik yang menjadi salah satu daya tarik perpustakaan ini. Dijamin kamu betah berlama-lama di sana.***

 

Bagaimana menurut Anda artikel ini
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *