Hello Kebaya Lovers!

KALAU lagi mampir di Kota Tua jangan lupa ke Museum Wayang ya. Tempat ini bukan sekadar museum yang jadi gallery peninggalan bersejarah tempo dulu tapi sekaligus makam orang-orang Belanda yang namanya sering kamu baca di buku sejarah. 

Museum Wayang: Bekas Gereja yang Punya “Penghuni”

Di artikel yang pernah ditulis kebayastory udah pernah diulas, ada sudut yang tampak estetik di Museum Wayang yang dibangun di abad 16 ini yang  ternyata makam. Udah tau kan ya, dulunya Museum Wayang adalah gereja megah milik VOC bernama De Oude Hollandsche Kerk.

Nah, silsilah “makam di dalam museum” ini bermula dari sini. Zaman dulu, sudah jadi tradisi bagi orang Belanda kelas atas untuk dimakamkan di dalam atau di sekitar area gereja. Sayangnya, gedung gereja ini sempat hancur karena gempa bumi hebat.

Sekarang, area bekas makam tersebut sudah disulap jadi taman yang asri banget. 

Begitu masuk, kamu bakal lewat lorong dengan deretan prasasti batu yang nempel di dinding. Alih-alih seram, spot ini malah jadi favorit pengunjung buat selfie karena vibes-nya yang klasik dan vintage abis! Salah satu yang dimakamkan di sini adalah Jan Pieterszoon Coen (J.P. Coen). 

Ia adalah Gubernur Jenderal VOC yang dikenal sebagai pendiri kota Batavia (sekarang Jakarta) yang dikabarkan meninggal karena penyakit malaria.

Sebenarnya, nisan-nisan ini sekarang lebih berfungsi sebagai petilasan. Artinya, jenazahnya sudah dipindahkan ke tempat lain (seperti Prasasti Kebon Jahe), tapi batu nisannya tetap dipertahankan di situ sebagai bukti sejarah kalau mereka pernah dimakamkan di sana.

Dari Makam ke Galeri Budaya Dunia

Meskipun punya sejarah makam yang kuat, Museum Wayang tetap jadi tempat yang asyik buat belajar budaya. Koleksinya nggak cuma Wayang Kulit yang punya silsilah keluarga lengkap kayak manusia, tapi ada juga:

  • Wayang Suket (yang terbuat dari rumput).
  • Boneka Si Unyil (nostalgia banget!).
  • Koleksi Internasional: Ada boneka dari India, Tiongkok, hingga negara-negara Eropa yang pakai baju tradisional negara asalnya.

“Museum Wayang membuktikan kalau sejarah yang ‘berat’ dan ‘tua’ bisa dikemas jadi tempat yang tetap relevan buat anak muda.”

Jadi, buat kalian yang mau cari konten unik buat feed Instagram sambil belajar sejarah Jakarta, Museum Wayang wajib masuk bucket list weekend ini! Nggak usah takut sama nisannya, karena itu adalah saksi bisu perjalanan kota kita tercinta.

Tertarik buat mampir ke sini bareng bestie kamu? Kalau kamu mau, aku bisa bantu buatkan rekomendasi rute transportasi umum menuju Kota Tua!

 

Bagaimana menurut Anda artikel ini
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *