
Hello Kebaya Lovers!
Hari Kebaya Nasional 2025 bukan cuma momen untuk posting OOTD kebaya di media sosial, tapi juga ajakan buat kita, generasi muda, untuk makin dekat sama warisan budaya bangsa. Ternyata, banyak banget lho pegiat kebaya yang punya cerita seru tentang gimana kebaya bikin mereka jatuh cinta dan merasa lebih empowered.
Bikin Percaya Diri dan Anggun
Pegiat kebaya Dewiana Raswinarni dari Komunitas Notaris Berkebaya Indonesia (KNBI) bilang, ia memang nggak berkebaya setiap hari, tapi kalau urusan acara formal seperti pesta pernikahan, dia udah pasti pilih kebaya ketimbang gaun.

“Boleh dibilang saya nggak lagi pakai gaun. Dengan berkebaya di acara-acara formal, saya merasa nyaman, lebih percaya diri, dan menurut teman-teman, saya tampak anggun dan luwes,” cerita Dewiana.
“Berkebaya Bikin Percaya Diri dan Anggun” – Dewiana Raswinarni
Kebayang kan? Ternyata berkebaya tuh nggak cuma soal tradisi, tapi juga soal personal branding yang bikin kita tampil beda dan lebih classy.
Diprotes Teman
Cerita lain datang dari Indiah Marsaban dari Komunitas Perempuan Berkebaya. Karena sering banget pakai kebaya sehari-hari, teman-temannya jadi terbiasa lihat dia tampil berkebaya.

“Kalau saya nggak pakai kebaya, teman-teman suka nanya, ‘kok nggak pakai kebaya hari ini?’ Saya udah sangat nyaman pakai kebaya,” katanya. Kebayang nggak sih, sampai jadi trademark pribadi gitu? Nah, siapa tahu kamu juga bisa mulai bikin kebaya jadi ciri khas gaya kamu sendiri.
“Kalau Nggak Pakai Kebaya, Teman-Teman Protes!” – Indiah Marsaban
Berkebaya nggak Ribet
Buat yang masih mikir kebaya itu ribet, Rini Kusumawati punya jawaban. Walau belum konsisten pakai kebaya tiap hari, dia selalu bawa kebaya dan kainnya saat jalan-jalan, bahkan ke luar negeri.

“Setiap kali jalan-jalan atau pas ke Eropa ketemu mertua dan adik, saya selalu coba berkain dan berkebaya. Alasannya? Ya udah dibeli, sayang kalau nggak dipakai. Lagian, ternyata cuma wastra dan kebaya, itu koleksi pakaian saya yang paling rapi dan bagus,” ceritanya.
Rini juga bilang, sekarang berkebaya tuh jauh lebih fleksibel, “Berkain dan berkebaya itu nggak ribet-ribet amat. Nggak harus ngikutin pakem ketat kayak jaman Dharma Wanita atau PKK dulu. Sekarang bisa lebih bebas, lebih praktis, dan bisa dipadupadankan sesuai kreasi kita.”
“Berkebaya Itu Nggak Ribet, Kok!” – Rini Kusumawati
Kebaya Lovers! Saatnya Generasi Muda Tampil Bangga dengan Kebaya!
Dari cerita mereka, jelas banget kan kalau kebaya bukan cuma baju tradisional buat acara adat atau kondangan. Kebaya itu keren, bisa bikin kita tampil beda, anggun, dan pastinya bikin bangga karena ini warisan budaya kita sendiri.
Jadi, di Hari Kebaya Nasional 2025 ini, yuk kita mulai explore gaya berkebaya yang sesuai kepribadian kita. Nggak harus tiap hari kok, tapi sekali-kali pakai kebaya ke kampus, ke kantor, atau hangout juga bisa jadi kece.
Selamat Hari Kebaya Nasional 2025, Perempuan Indonesia! Mari terus lestarikan kebaya dengan cara kita sendiri, modern, kreatif, tapi tetap menghormati budaya. *



























