
Hello Kebaya Lovers!
BEBERAPA hari terakhir, suasana politik Indonesia lagi panas banget. Semua orang ikut prihatin setelah kabar duka: Affan Kurniawan tewas tragis karena dilindas polisi saat ikut demo menolak kebijakan DPR yang dianggap nggak peka sama rakyat.
Tragedi ini bikin emosi publik meledak. Jakarta jadi ricuh, kerusuhan pecah, bahkan penjarahan terjadi. Bukan cuma di ibu kota, tapi juga merembet ke kota-kota lain kayak Surabaya, Bandung, Purwokerto, dan beberapa daerah lain.
Polisi Turun Jalan: Patroli Skala Besar
Karo Multimedia Humas Polri, Kombes Ade Ary Syam Indradi, bilang kalau polisi langsung gerak cepat dengan patroli skala besar buat jaga keamanan. Total ada 3.240 personel gabungan dari Mabes Polri, 13 Polres, plus dukungan TNI dan Pemprov DKI.
Pengamanan dibagi jadi tiga kelompok wilayah:
- Jakarta Utara – Jakarta Timur – Jakarta Pusat
- Jakarta Barat – Jakarta Pusat – Jakarta Selatan
- Fokus tambahan di Jakarta Selatan
Ade Ary bilang, aparat tetap humanis dulu, tegas belakangan. Jadi tindakan keras itu pilihan terakhir banget kalau situasi udah nggak bisa dikendalikan.
Transportasi Gratis: Respons Cepat dari Gubernur
Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga ambil langkah cepat. Soalnya ada 7 halte Transjakarta dibakar massa. Biar warga nggak makin repot, mulai Minggu (31/8/2025) transportasi umum di Jakarta digratiskan seminggu penuh, dari Transjakarta sampai MRT.
“Mulai hari ini sampai seminggu ke depan, tarifnya nol rupiah alias gratis,” kata Pramono. Ia juga minta pengelola transportasi umum segera ngebut perbaikan halte-halte yang rusak.
Tragedi Affan bukan cuma bikin luka, tapi juga jadi wake up call buat semua pihak. Publik jelas butuh kebijakan yang lebih sensitif, aparat dituntut lebih humanis, dan pemerintah harus sigap kasih solusi nyata. ***














































