
Hello Kebaya Lovers!
ADA kabar segar dari dunia budaya Indonesia. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, baru aja resmi menetapkan 27 September sebagai Hari Komedi Nasional. Kenapa tanggal itu yang dipilih ? Ternyata bertepatan dengan hari lahirnya Bing Slamet, komedian legendaris yang multitalenta banget.
Menteri Fadli bilang, keputusan ini bukan sekadar kasih tanggal perayaan, tapi juga bentuk apresiasi buat sosok Bing Slamet yang dikenal sebagai maestro komedi Indonesia. Buat yang belum tahu, Bing Slamet bukan cuma bikin orang ngakak lewat Kuartet Jaya, tapi juga seorang penyanyi, musisi di grup Eka Sapta, plus aktor film yang udah main di belasan bahkan puluhan judul. Salah satu filmnya yang terkenal adalah Bing Slamet Sibuk (1973) dan Bing Slamet Dukun Palsu (1973). Multi-talenta abis!
“Bing Slamet itu inspirasi buat banyak seniman komedi Indonesia. Beliau bukan hanya komedian, tapi juga musisi dan aktor film yang karyanya masih relevan sampai sekarang,” kata Fadli.
Pengumuman ini disampaikan langsung Fadli Zon di panggung megah Anugerah Komedi Indonesia (ANUKOM) ke-5 yang digelar di Jakarta, Rabu (10/9). Menurutnya, lahirnya peringatan ini adalah bentuk apresiasi sekaligus penghormatan buat jasa besar Bing Slamet dalam mengembangkan seni komedi Tanah Air.
“Inisiatif ini udah lama jadi aspirasi para seniman komedi, khususnya dari Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI). Kita berharap momentum ini jadi penanda sekaligus apresiasi terhadap sosok Bing Slamet,” kata Fadli.
Bing Slamet bernama lengkap Raden Slamet atau Ahmad Syech Albar lahir di Cilegon tahun 1927. Berkarir di Kwartet Jaya bersama Ateng, Iskak dan Eddy Sud. Ia wafat 17 Desember 1974. Anak-anaknya sebagian terjun ke dunia hiburan seperti Adi Bing Slamet, Uci Bing Slamet, dan Iyut Bing Slamet dan cucunya Ayudia Bing Slamet. Anak-anak lainnya adalah Hilmansyah Bing Slamet. Sementara Iman Syah, Firman Syah, dan Iwan Syah.
Inisiasi Komedian Komeng
Nah, penetapan Hari Komedi Nasional ini juga hasil aspirasi lama dari para seniman komedi. Jadi bisa dibilang, ini bukan cuma keputusan sepihak, tapi memang udah jadi keinginan banyak pelaku seni.
Alfiansyah Bustami alias Komeng bilang, tanggal lahir Bing Slamet diperingati sebagai Hari Komedi Nasional terwujud. Menurut komedian yang maju sebagai anggota DPD RI dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat ini, Hari Komedi menjadi alasannya masuk ke politik.
“Kan sudah ada Hari Film Nasional, Hari Santri, Hari Batik, Hari Kebaya, Hari Kesehatan, supaya kita bisa tertawa terus menerus Alhamdulillah, sekarang lahir Hari Komedi Nasional,” kata Komeng.
Mulai tahun ini, 27 September nggak cuma jadi tanggal biasa, tapi juga momen buat kita semua merayakan komedi sebagai bagian dari kebudayaan nasional. Harapannya, komedi nggak cuma bikin ketawa, tapi juga jadi ruang kreatif, inspirasi, bahkan perekat sosial masyarakat.
Apalagi dengan adanya Anugerah Komedi Indonesia tiap tahun, Hari Komedi Nasional ini bakal jadi paket lengkap buat mengangkat nama komedi di Indonesia. Jadi, siap-siap aja, tanggal 27 September bakal dirayakan rame-rame untuk pertama kalinya!
Kebaya Lovers! Udah siap rayain Hari Komedi Nasional pertama di tanggal 27 September nanti? Karena hidup tanpa ketawa itu… hambar banget kan ya ? ***

Bing Slamet bukan cuma dikenal sebagai komedian lewat Kuartet Jaya, tapi juga seorang penyanyi,
musisi di grup Eka Sapta, plus aktor film yang main puluhan judul.














































