• 2025-12-20
  • Vivi Putri Soewondo
  • 0

SERU, Edukatif, & Instagrammable! Itulah suasana yang terasa di Sabtu, 6 Desember lalu di Museum Nasional Jakarta. Kebayastory hadir langsung dan lihat sendiri how the crowd was so hyped, bukan cuma orang dewasa, tapi banyak banget anak muda, anak-anak bareng orang tua, dan turis mancanegara yang asyik mengeksplor koleksi museum yang super kaya sejarah ini. 

Serius, vibe-nya bukan lagi kayak “museum itu tempat yang sepi dan sunyi.” Kali ini kamu malah bakal lihat keluarga dan anak muda seru-seruan baca keterangan di setiap patung/arca, sambil diskusi, foto aesthetic, dan bikin konten—jadi edukasi sekaligus pengalaman yang fun banget!

Sejarah Singkat Museum Nasional (Biar Kamu Nggak Cuma Foto Tapi Ngerti Maknanya)

Museum Nasional dikenal juga sebagai Museum Gajah karena ikon patung gajah perunggu di halaman depannya, hadiah dari Raja Chulalongkorn dari Thailand pada tahun 1871. Dikutip dari itjen.dikdasmen.go.id, dibangun sejak abad ke-19, museum ini sekarang jadi salah satu museum terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara, dengan koleksi lebih dari 140.000 artefak dari seluruh Nusantara. 

Koleksinya super beragam, dari artefak prasejarah, prasasti, keramik kuno, hingga arca dan patung kuno yang punya makna sejarah mendalam. 

Dua Patung yang Bikin Banyak Orang Terpukau

Ada dua patung yang jadi pusat perhatian pengunjung, pertama Arca Ganesha,  Dewa Ilmu Pengetahuan & Penghapus Halangan. Kalau kamu baru masuk museum, kamu bakal langsung lihat Arca Ganesha, salah satu yang paling sering jadi spot foto. Patung ini menggambarkan Dewa Ganesha yang dikenal sebagai simbol pengetahuan, kebijaksanaan, dan penghapus rintangan. Arca ini ditemukan dari situs Candi Medang (Jawa Tengah) dan kini dipajang sebagai salah satu koleksi penting dari periode Hindu-Buddha di Nusantara seperti dikutip dari storiesfromjakarta.com.

Dua arca yang paling mencuri perhatian adalah Arca Ganesha, simbol ilmu pengetahuan & kebijaksanaan dan Arca Bhairawa setinggi 414 cm dengan berat 4 ton. Foto: Elvy Yusanti

Fun fact: Ganesha sering dianggap ‘sobat belajar’ oleh banyak orang — cocok banget buat dijadikan inspirasi anak muda yang lagi semangat cari ilmu!

Kedua Patung Bhairawa, Si Raksasa Misterius. Nah, ini dia salah satu highlight paling menonjol di Museum Nasional, Patung Bhairawa setinggi ±414 cm dengan berat 4 ton terbuat dari batu andesit! Patung ini menggambarkan manifestasi dari Dewa Lokeswara atau Awalokiteswara, sosok penting dalam tradisi Buddha. Arca ini ditemukan di Padang Roco, Sumatera Barat dan diperkirakan berasal dari abad ke-13 hingga ke-14, seperti ditulis itjen.dikdasmen.go.id.

Bhairawa mengenakan perhiasan berupa mahkota dan kalung, sementara kelat bahu, gelang tangan dan gelang kakinya berupa belitan ular, sedangkan ikat pinggangnya berukir kepala kala. Bhairawa ini digambarkan tengah menginjak orang cebol yang tengah terlentang dan berdiri di atas lapik delapan tengkorak berjajar. Nggak kebayang ya, sungguh mahakarya seni luar biasa..

Ngapain Aja di Museum? (Lebih dari Sekadar Lihat Benda Kuno!)

Anak muda dan keluarga yang datang nggak cuma lewat, tapi benar-benar explore:

  • Baca info di setiap arca & artefak sambil berdiskusi santai
  • Foto estetis dengan berbagai gaya di spot-spot ikonik
  • Ada juga turis asing yang serius banget mengamati koleksi dan catat detailnya
  • Banyak yang bikin konten social & reels sambil belajar hal baru

Dan yang bikin seneng, lokasinya gampang banget diakses — di Jalan Medan Merdeka Barat, dekat dengan TransJakarta (halte Monas) serta opsi transportasi umum lainnya, jadi tinggal turun dan jalan kaki deh! 

Tiket Masuk yang Kaya Edukasi, Murah Banget

Masuk ke Museum Nasional tuh beneran friendly banget buat semua kalangan khususnya anak muda. Cuma Rp15.000 tapi kamu bisa dapat pengetahuan dan ngerasain vibes peninggalan sejarah. Mantaap, kan?

Kata Petugas: Weekend = Super Ramai!

Menurut salah satu petugas museum yang kami temui, weekend memang peak time banget buat kunjungan. Yang bikin rame bukan cuma keluarga lokal, tapi juga barisan turis asing yang datang khusus buat menikmati koleksi museum—apalagi kalau sedang ada pameran khusus atau program tema tertentu. Nah salah satu spot yang paling banyak dikunjungi bahkan sampe antre adalah “Mengenal Paras Nusantara”. Wajah kalian akan dipindai dan diselaraskan dengan wajah 75 lukisan suku bangsa Nusantara kayak Raden Mas Pirngadie (1935) menggunakan kecerdasan buatan. Untuk memindai wajah dikenal tarif Rp 10 ribu dan Rp 20 ribu jika ingin mencetaknya. Menarik banget ya!

Museum Itu Nggak “Kaku”

Kalau kamu pikir museum itu ngebosenin, Museum Nasional ngubah pikiran itu! Anak muda, anak-anak, orang tua, sampai turis semua bisa datang gabung—baca sejarah sambil bikin konten, berdiskusi, dan ngerayain warisan budaya Indonesia.

Museum bukan cuma tempat “melihat masa lalu”… tapi jadi tempat seru buat belajar bareng, ngobrol, dan bikin kenangan. Kebaya Story aja excited banget lihat energi positif ini di Jakarta! Yuk #ExploreMuseum dan #KnowYourCulture 

Bagaimana menurut Anda artikel ini
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *