• 2026-03-23
  • Vivi Putri Soewondo
  • 0

Hello Kebaya Lovers!

ADA cerita super wholesome sekaligus bikin nyesek dari Köln, Jerman. Jadi, ada seorang pria bernama Rudolf G. Smend—bukan orang Indonesia, tapi cintanya ke batik tuh nggak main-main. Bisa dibilang, beliau ini “bucin batik” level dewa!

Saking jatuh cintanya sama kain tradisional Indonesia ini, Rudolf sampai bikin museum khusus batik di tahun 1998. Keren banget nggak sih? Bayangin, budaya kita diapresiasi sejauh itu sampai punya museum sendiri di Eropa.

Tapi sayangnya, di tahun 2025 kemarin, gedung yang selama ini jadi rumah museum batik tersebut dijual. Mau nggak mau, Rudolf harus angkat kaki dan memindahkan seluruh koleksi batiknya yang udah ia kumpulkan sejak 1973. Sedih banget ya Kebaya Lovers!

Sekarang, koleksi batik itu dipindahkan ke salah satu dari dua galeri seni miliknya di kawasan Mainzerstraße. Tapi tetap aja, tantangannya besar. Biaya sewa tempat di Köln mahal banget, bahkan menurut Rudolf, hampir mustahil untuk menyewa ruang besar lagi. Padahal, selama ini museum batik miliknya gratis untuk pengunjung. Semua dilakukan murni karena cinta pada batik.

Fun fact: awal mula kecintaannya pada batik muncul tahun 1972, saat dia traveling ke Afghanistan, India, dan Yogyakarta. Dia langsung terpukau melihat penari muda pakai batik di pendopo istana sultan. Dari situ, cintanya tumbuh dan nggak pernah pudar.

Sekarang, di usianya yang ke-85 tahun, Rudolf menghadapi tantangan baru: merawat koleksi batik antiknya, termasuk batik Pekalongan yang usianya sudah dari tahun 1880-an. Kebayang dong, betapa berharganya itu semua.
Untuk bertahan, beliau bahkan menyewakan galeri seninya. Perjuangan banget ya…

Kebaya Lovers, semoga kisah cinta Rudolf terhadap batik ini bisa terus berlanjut dan mendapat dukungan, mungkin juga dari pemerintah Indonesia. Karena kalau bukan kita yang menjaga dan menghargai budaya sendiri, siapa lagi? Salut dan terharu banget. Batik memang nggak ada duanya! Thank U Mr Rudolf Smend! ***

Bagaimana menurut Anda artikel ini
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *