
Hello kebaya lovers!
SELAMA liburan sekolah di awal 2026 ini, pasti banyak yang bingung mau ngapain buat ngisi waktu. Nah biar nggak gabut, Museum Wayang bisa jadi pertimbangan kalian nih buat dikunjungin. Terletak di Kawasan Kota Tua Jakarta Barat, Museum Wayang memiliki akses transportasi yang mudah lho. Hanya terpaut 200 meter dari stasiun commuter line Jakarta Kota.
Jadi, kebaya lovers dari seluruh Jabodetabek dapat dengan gampang menuju museum yang dibangun di jaman Belanda ini menggunakan kereta api. Selain itu, kebaya lovers juga bisa mengakses Museum Wayang dengan naik Transjakarta. Kalian tinggal turun di Halte Kota yang berjarak sekitar 300 meter. Jadi tidak ada alasan nih buat kebaya lovers untuk tidak mendatangi Museum Wayang ini. Dikutip dari https://museumwayang.info/profil/, museum ini menjadi tempat pameran, pelestarian, serta edukasi bagi masyarakat tentang seni pewayangan.

Bekas Gereja dan Ada Makam Jenderal Belanda
Namun kalian tahu nggak, Gedung Museum Wayang ini dulunya adalah gereja lho. Mengutip dari website resmi museum wayang, De Oude Hollandsche Kerk atau Gereja Lama Belanda dibangun pada 1640. Kemudian pada 1732, bangunannya mengalami renovasi besar besaran sehingga namanya diubah menjadi Die Nieuwe Hollandse Kerk atau Gereja Baru Belanda.
Beberapa peninggalan dari bangunan gereja ini masih ada lho sampai sekarang. Antara lain batu prasasti yang menunjukan bahwa saat masih menjadi sebuah gereja, dibawah gedung ini terdapat makam para jendral gubernur Hindia Belanda, seperti Gustaaf Willem van Imhoff, Abraham Patras, Jan Pieterszoon Coen, dan masih banyak nama lainnya.
Eh jangan ngebayangin yang serem-serem ya. Karena Museum Wayang sama sekali nggak menakutkan. Kalau nggak percaya buktiin sendiri.

Wayang Gatotkaca dan Pergiwa
Saat menginjakkan kaki ke museum ini, kebaya lovers akan disambut dengan wayang berukuran besar dari Gatotkaca dan Pergiwa yang ada di sisi kiri dari pintu masuk. Tapi sebelum masuk, kebaya lovers jangan lupa untuk membayar tiket masuk ya. Murah kok, Rp 5.000 untuk anak anak dan Rp.10.000 untuk dewasa. Untuk memudahkan, kebaya lovers bisa membayar pakai Qris.
Sepanjang perjalanan mengekplorasi Museum Wayang, kebaya lovers tidak hanya akan disuguhkan koleksi wayang, namun juga banyak koleksi topeng dan boneka dari berbagai daerah di Indonesia, salah satunya adalah Si Gale Gale. Ini adalah boneka yang berasal dari tradisi suku Batak Toba di Sumatera Utara. Si Gale Gale terbuat dari kayu yang dipahat menyerupai laki laki yang digunakan dalam ritual pemakaman bagi mereka yang tidak memiliki keturunan.

Selain boneka, disini juga ada banyak topeng, salah satunya adalah Toping Toping atau Huda Huda. Topeng ini berasal dari kebudayaan Simalungun, Sumatera Utara. Topeng ini terbuat dari bahan kayu untuk bagian topengnya dan ijuk untuk menyerupai rambut. Toping Toping digunakan dalam tarian tradisional sebagai penghormatan di upacara kematian orang lanjut usia dan dipercaya sebagai pengantaran roh ke alam baka.
Selain itu, disini juga ada berbagai cerita rakyat yang disajikan menggunakan wayang lho kebaya lovers. Salah satu ruangan disini berisi cerita Ramayana yang dikemas menggunakan pementasan wayang yang mengisahkan perjalanan Rama menyelamatkan istrinya Sinta dari Rahwana, sang Raja Raksasa hingga melibatkan Hanoman dan pasukan kera. Pastinya akan sangat seru ya kebaya lovers jika bisa menyaksikan pementasannya secara langsung,

Nah, kalian bisa lho merasakan pengalaman menyaksikan pementasan wayang secara langsung disini, karena dalam museum wayang ini terdapat ruang imersif, yang membuat seolah olah kamu berada di tengah pementasan wayang melalui tampilan visual dan audio. Ruang imersif ini menyajikan pengalaman pewayangan dengan media modern seperti proyeksi 360 derajat, hologram, virtual reality, serta diorama digital untuk memaksimalkan pengalaman pewayangan kebaya lovers. Pasti seru banget deh.


Gimana nih kebaya lovers, pasti tertarik kan untuk mengunjungi museum wayang. Museum ini buka dari hari selasa sampai dengan minggu dari jam 9 pagi hingga 3 sore. Jadi tunggu apa lagi, ayo mengisi liburan akhir tahun kebaya lovers dengan kegiatan yang mengedukasi. Tapi jangan lupa, tetap menjaga sikap dan mengikuti peraturan ya kebaya lovers agar semua pengunjung dapat merasa nyaman. Selamat berpetualang !






























































