
Hello Kebaya Lovers!
KECINTAAN masyarakat terhadap kebaya tidak hanya membawa dampak bagi pelestarian budaya Indonesia, tetapi juga membuka peluang UMKM untuk menembus pasar internasional. Hal itu dibuktikan oleh Roemah Kebaya Vielga yang kini berhasil memasarkan produknya hingga Singapura dan Malaysia, bahkan membuka toko di Negeri Jiran seiring meningkatnya permintaan terhadap kebaya Indonesia.
Pendiri Roemah Kebaya Vielga, Vielga Wennida, mengatakan kepada KebayaStory.com bahwa tingginya minat masyarakat terhadap gerakan berkebaya turut mendorong peningkatan penjualan hingga 100 persen. Menariknya, sebagian besar konsumennya berasal dari kalangan anak muda.
“Alhamdulillah, sejak gerakan berkebaya semakin ramai, permintaan kebaya kami meningkat hingga dua kali lipat. Yang paling menggembirakan, sebagian besar pembelinya justru anak-anak muda. Ini menunjukkan kebaya sudah menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus kebanggaan terhadap budaya Indonesia,” ujar Vielga.
Kesuksesan tersebut membawa Roemah Kebaya Vielga melebarkan sayap ke pasar internasional. Produk-produk dengan bordir kerancang khas Payakumbuh kini tidak hanya dikenakan masyarakat Indonesia, tetapi juga diminati konsumen di Singapura dan Malaysia.
Menurut Vielga, pelanggan dari kedua negara tersebut menyukai kualitas bordir, detail pengerjaan, serta desain kebaya yang memadukan sentuhan tradisional dengan gaya modern.

“Banyak pelanggan dari Singapura dan Malaysia yang mengatakan kualitas kebaya kami sangat baik. Mereka menyukai bordir kerancang yang dikerjakan secara detail dan rapi. Hal itu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkenalkan karya para perajin Indonesia ke pasar internasional,” katanya.
Tingginya permintaan tersebut juga berdampak langsung terhadap para perajin di daerah. Saat ini, Roemah Kebaya Vielga memberdayakan sekitar 200 pembordir kerancang di Payakumbuh, Sumatera Barat, yang menjadi tulang punggung produksi setiap koleksi kebaya.
“Ketika permintaan meningkat, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh Roemah Kebaya Vielga, tetapi juga oleh ratusan pembordir dan keluarga mereka. Bagi saya, kebaya adalah budaya yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Vielga.

Roemah Kebaya Vielga dikenal sebagai salah satu produsen kebaya yang mengangkat keindahan bordir kerancang khas Payakumbuh dengan desain elegan, modern, dan tetap mempertahankan nilai tradisi. Koleksinya banyak digunakan untuk wisuda, pernikahan, acara resmi, hingga berbagai kegiatan berkebaya yang kini semakin digemari generasi muda.
Melihat antusiasme masyarakat yang terus meningkat, Vielga berharap gerakan berkebaya tidak berhenti sebagai tren sesaat, tetapi berkembang menjadi gerakan budaya yang mampu memperkuat ekonomi kreatif Indonesia.
“Gerakan berkebaya memiliki dampak yang luar biasa. Selain menjaga warisan budaya, gerakan ini juga membuka lapangan kerja, menghidupkan UMKM, dan membantu para perajin di daerah terus berkarya. Saya berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang bangga mengenakan kebaya karena setiap kebaya yang dipakai juga berarti mendukung karya anak bangsa,” tutup Vielga. ***





























































